SEKILAS TENTANG SERAT UNTUK BAHAN TEKSTIL


Definisi istilah serat dalam dunia tekstil tentunya berbeda dengan istilah serat pada dunia kesehatan tentunya. Serat dalam dunia tekstil maksudnya adalah material terkecil pembentuk bahan tekstil yang memiliki perbandingan panjang dan diameter yang sangat besar. Perbandingan diameter dan panjang yang besar untuk serat tektsil perlu diperhatikan terkait kemampuan serat agar dapat dipintal/dipuntir sehingga bisa dibuat menjadi benang. Berdasarkan penelitian perbandingan diameter dan panjang untuk bahan tekstil paling kecil adalah 1:200 misalnya benang untuk bahan karung goni dan sejenisnya, tetapi serat untuk penggunaan tekstil sandang atau end user-nya untuk pakaian, perbandingan diameter dan panjang serat disyaratkan lebih besar dari 1:1000.


Tabel perbandingan diameter : panjang beberapa serat, serat kapas yang umum dipakai bahan tekstil pakaian memiliki perbandingan diameter-panjang 1:1400.

Berdasarkan panjang pendeknya serat terbagi menjadi 2 yaitu serat staple atau serat pendek-pendek yang panjangnya sampai 10 cm dan serat filamen yang panjang sekali. Umumnya serat tekstil yang berasal dari tumbuhan berbentuk staple seperti serat kapas, serat rami, serat jute. Serat tekstil yang berasal dari binatang atau serat protein juga umumnya berbentuk staple seperti serat wool, kecuali serat sutera yang berasal dari cocon ulat sutera yang bentuknya filamen.
Serat buatan manusia yang berasal dari sintesis zat kimia bisa dibentuk menjadi stapel ataupun filamen seperti serat poliester, nilon, dan akriat. Serat buatan asalnya berbentuk filamen lalu kemudian dipotong-potong menjadi bentuk stapel ini dengan tujuan agar dapat di pintal dan mudah dicampur dengan serat tumbuhan dan serat protein yang bentuknya memang sudah staple.

Tinggalkan Balasan