JENIS BENANG

“Kira-kira kenapa benang memiliki jenis ya?” , pertanyaan yang ambigu, tapi mungkin hampir sama dengan pertanyaan “kenapa manusia memiliki jenis?” apabila judul artikelnya JENIS MANUSIA.

Judul diatas memang ambigu karena terlalu umum, maka sebelum muncul pertanyaan-pertanyaan ambigu lain yang lebih jauh, maksud dari “JENIS BENANG” yang akan diuraikan adalah berdasarkan “bentuk dan cara pembuatannya”

1. Benang Tunggal

Benang yang dibentuk dari serat stapel (stapel = serat pendek) yang diberi puntiran atau twist. Jenis benang ini paling banyak diproduksi oleh industri tekstil karena menjadi bahan baku paling banyak digunakan untuk pembuatan kain. Jenis benang ini mudah ditemui di pasaran misalnya saja benang untuk menjahit.

2. Benang Gintir

Benang gintir adalah benang yang tersusun dari 2 benang tunggal atau lebih kemudian diberi antihan atau puntiran. Cirinya diameter benang ini lebih besar daripada benang tunggal, lebih kuat, dan lebih kasar teksturnya.

3. Benang Tali

Benang tali adalah benang yang tersusun dari 2 jenis benang gintir atau lebih kemudian diberi antihan atau puntiran.

4. Benang Kabel

Benang kabel adalah benang yang tersusun dari 2 jenis benang tali atau lebih kemudian diberi antihan atau puntiran.

5. Benang Monofilamen

Benang yang dibentuk oleh sebuah filamen panjang (mono = satu). Jenis benang ini di pasaran kebanyakan bersifat plastis karena diproduksi oleh manusia kecuali serat sutra yang dihasilkan dari alam. Serat sutra yang panjang bisa juga dikategorikan jenis benang monofilamen. Contoh lain benang jenis ini adalah benang dengan merk nilon untuk memancing.

6. Benang Multifilamen

Benang multifilamen adalah benang yang disusun oleh 2 atau lebih benang monofilamen (multi = banyak) kemudian diberi antihan atau puntiran. benang monofilamen dan multifilamen umumnya di pasaran dapat dikenali dari warnanya yang mengkilat biarpun tidak semua benang mengkilat adalah filamen, pegangan benang filamen lebih halus dan berasa tidak ada bulu-bulu.

Tinggalkan Balasan